Strategi PPRI di 2026: Genjot Armada Distribusi dan Incar Kenaikan Laba 5%

Strategi PPRI di 2026: Genjot Armada Distribusi dan Incar Kenaikan Laba 5%
Bacakan Artikel

Kalcernomics.com - Guna memperkuat struktur permodalan dan membiayai ekspansi usaha, PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI) memutuskan untuk tidak membagikan dividen dari perolehan laba bersih tahun buku 2025. Langkah ini diambil demi memuluskan target pertumbuhan kinerja sebesar 5% pada tahun 2026.

Keputusan penahanan laba tersebut telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada Kamis (18/6/2026).

Direktur Utama PPRI, Irsyad Hanif, mengonfirmasi bahwa seluruh sisa laba bersih setelah dikurangi dana cadangan akan dialokasikan sebagai laba ditahan. Fondasi modal yang kuat dinilai krusial untuk mendukung rencana operasional Perseroan ke depan.

"Kami menargetkan pertumbuhan penjualan dan laba bersih kurang lebih sekitar 5% pada tahun 2026. Melalui penambahan armada dan tim sales, kami optimis target pertumbuhan kinerja tersebut dapat tercapai," kata Irsyad dalam Public Expose usai RUPST.

Penambahan Armada dan Penetrasi Pasar

Manajemen PPRI menilai penambahan armada distribusi dan penguatan tim penjualan menjadi motor utama untuk memperluas jangkauan pasar. Langkah taktis ini diharapkan mampu meningkatkan penetrasi produk ke segmen pelanggan baru secara lebih masif.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2