Kalcernomics Versi penuh
global vibes

The Fed Naikkan Suku Bunga, Tapi Bitcoin Justru Naik, Ada yang Aneh

Oleh Adi Wiratno 17 Sep 2026 11:23 2 menit baca

Kalcernomics.com - Beberapa hari ini, pasar dihadapkan dengan dua realita yang biasanya mengguncang perdagangan. Pertama, RUU Clarity Act yang sekiranya akan menjadi titik balik dari adopsi kripto di Amerika Serikat (AS) gagal mendapatkan dukungan dari senat. Kemudian, Bank Sentral Amerika (The Fed) mengumumkan akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin. Namun sesuatu yang aneh terjadi, harga Bitcoin yang umumnya mengalami koreksi karena terjadi migrasi dana ke produk perbankan yang lebih “aman” malah cenderung sideways dan bahkan sempat menguat.

 

Berdasarkan pantauan Kalcernomics, harga Bitcoin pada saat penulisan mengalami penguatan 1,1% dalam 24 jam terakhir ke kisaran US$76.000. Padahal sehari sebelumnya, harga aset kripto nomor wahid itu berada di level US$75.000.

 

Co-Founder GlydeGG (platform perdagangan berbasis Solana), Jeremy dalam utasnya mengatakan bahwa kondisi yang terjadi seperti sekarang adalah anomali. Ia menjelaskan bahwa saat ini, sejumlah exchange baru saja meggordinasikan pemindahan Bitcoin senilai jutaan dolar AS ke Coinbase.

 

Menariknya, peristiwa itu terjadi tepat setelah The Fed mengumumkan bahwa mereka akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin.

 

“Yang lebih aneh lagi adalah, tepat setelah pengumuman tersebut, BTC justu naik alih-alih anjlok,” jelasnya. 

 

Dalam pandangannya, manipulasi sedang terjadi dan dengan volatilitas dan posisi dari bursa-bursa utama, dia tidak akan terkejut jika terjadi penurunan lebih lanjut dari sekarang.

 

Penurunan Bitcoin Akan Lebih Brutal

 

Sementara analis market lainnya dengan akun Lofty menulis di X bahwa saat ini sedang terjadi bull trap. Ia menyebut bahwa bull trap terakhir telah berakhirdan rencananya sederhana, harga Bitcoin akan berada di US$75.000, kemudian turun ke US$68.000, lalu turun lagi ke US$54.000 dan terakhir ke US$47.000.

 

Baru setelah itu, BTC akan menciptakan kenaikan harga baru. Sebagai catatan, sebelumnya Lofty juga sudah memprediksi level terendah BTC di tahun 2022 akan berada di kisaran US$16.000 dan level tertinggi Bitcoin di US$126.000 pada 2025.

 

 

 

Topik terkait
analisis bitcoin bitcoin btc aset kripto The Fed