Kalcernomics Versi penuh
Pasar Modal

Tekanan Aksi Jual Berlanjut. IHSG Menjauhi Level 5.000?

Oleh Lia 19 Oct 2026 13:02 1 menit baca

Kalcernomics.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini, Senin (19/10/2026). Dari data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG mengalami koreksi -5,04% pada pukul 11.59 WIB sehingga berada di level 4.923,54. 

Melemahnya IHSG pada hari ini dipicu oleh tekanan aksi jual setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI), penyedia indeks global diketahui akan melakukan reklasifikasi pasar saham dari emerging market menjadi standalone market, menyikapi kekhawatiran investor yang meningkat untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia.

Kekhawatiran tersebut antara lain soal transparansi mengenai struktur kepemilikan saham dan dugaan perilaku perdagangan yang terkoordinasi, meski sebenarnya keputusan final mengenai posisi pasar modal Indonesia baru akan dilakukan pada atau sebelum tanggal 30 Juni 2027.

Diketahui, pada pembukaan perdagangan hari ini, IHSG tercatat melemah 223,23 poin atau 4,31% ke level 4.961,88. Pelemahan diikuti Indeks LQ45 yang turun 28,06 poin, atau 5,52% ke posisi 480,50. 

Sebanyak 774 saham melemah, 33 saham menguat dan 156 saham stagnan. Volume transaksi tercatat sebanyak 11,67 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 6,506 triliun, dan nilai kapitalisasi pasar mencapai Rp 8.705 triliun. 

Topik terkait
Pasar modal Indonesia Standalone market MSCI Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia BEI