Kalcernomics Versi penuh
market mood

Siap-siap! Erajaya Siapkan Rp500 Miliar untuk Borong Sahamnya Sendiri, Ada Apa?

Oleh Himawan 03 Sep 2026 11:18 2 menit baca

Kalcernomics.com - PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) secara resmi mengumumkan rencana aksi korporasi berupa pembelian kembali (buyback) saham yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI)

. Langkah ini diambil sebagai respons atas kondisi pasar modal yang sedang mengalami fluktuasi secara signifikan
.
 

Pelaksanaan buyback saham ini berpedoman pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 13 Tahun 2023

. Selain itu, aksi korporasi ini juga mengacu pada Surat Edaran OJK No. S-10/D.04/2026 mengenai kebijakan pelaksanaan pembelian kembali saham oleh perusahaan terbuka dalam kondisi pasar yang bergejolak
.
 

Dalam aksi korporasi ini, Erajaya mengalokasikan anggaran maksimal sebesar Rp500 miliar

. Besaran dana tersebut sudah mencakup biaya perantara pedagang efek serta biaya-biaya pendukung lainnya yang berkaitan langsung dengan proses transaksi
.
 

Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, jumlah saham yang akan dibeli kembali ditetapkan sebanyak-banyaknya 797.500.000 lembar

. Batas maksimum ini setara dengan 5 persen dari modal disetor perusahaan, sehingga masih jauh di bawah ambang batas maksimal 20 persen yang diizinkan regulasi OJK
.
 

Proses buyback saham akan dilaksanakan secara bertahap dalam kurun waktu tiga bulan, terhitung mulai 4 September 2026 hingga 4 Desember 2026

. Seluruh transaksi pembelian kembali saham tersebut akan dieksekusi langsung di Bursa Efek Indonesia dengan menunjuk PT Ciptadana Sekuritas Asia sebagai mitra perantara
.
 

Untuk membiayai aksi korporasi ini, manajemen Erajaya sepenuhnya mengandalkan sumber dana dari kas internal perusahaan

. Penggunaan kas internal ini diasumsikan akan mengurangi total nilai aset dan ekuitas perusahaan sebesar nilai saham yang dibeli kembali beserta biaya transaksinya
.
 

Berdasarkan proforma keuangan, total aset Erajaya diperkirakan menyesuaikan dari Rp28,85 triliun menjadi Rp28,35 triliun, sementara ekuitas berubah dari Rp10,17 triliun menjadi Rp9,67 triliun

. Kendati demikian, angka laba bersih diproyeksikan tetap stabil di angka Rp1,19 triliun dengan nilai Earnings Per Share (EPS) yang tidak mengalami perubahan, yaitu sebesar Rp75,68
.
 

Manajemen menegaskan bahwa aksi buyback ini tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan operasional maupun prospek pertumbuhan Erajaya

. Perusahaan meyakini masih memiliki struktur permodalan yang kuat serta arus kas yang memadai untuk menjalankan ekspansi bisnis bersamaan dengan pembiayaan transaksi ini
.

Topik terkait
PT Erajaya Swasembada Tbk. ERAA Buy Back Saham Aksi Korporasi