Kalcernomics Versi penuh
market mood

Bawa Pengendali Baru, DOOH Bakal Bangun Ekosistem AI Terlengkap di Indonesia

Oleh Himawan 04 Sep 2026 14:30 3 menit baca

Kalcernomics.com - Emiten periklanan periklanan luar-griya (out-of-home media), PT Era Media Sejahtera Tbk (IDX: DOOH / SSPACE), resmi mengumumkan arah strategis baru perusahaan pasca masuknya PT Sinergi Internasional Investama (SII) sebagai pengendali baru

. Perseroan kini bersiap melakukan transformasi bisnis menjadi holding company yang berfokus pada pembangunan ekosistem infrastruktur Kecerdasan Buatan (AI) terlengkap di Indonesia
.

Langkah transformasi tersebut dipaparkan manajemen Perseroan dalam Public Expose Insidentil yang digelar atas permintaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (4/9/2026)

.

Direksi Perseroan menyampaikan bahwa kemitraan dan sinergi dengan Grup SII menjadi titik balik (pivot point) penting bagi bisnis perusahan

. Sejak berdiri pada 2021 hingga IPO di BEI pada 2023, DOOH berfokus pada bisnis agensi media luar-griya dan media owner
. Ke depan, DOOH akan bertransformasi menaungi lima pilar utama infrastruktur teknologi dan energi
.

"Di bawah pengendali baru, Perseroan mengusung visi untuk berkarya dan mencerdaskan bangsa dengan AI Ecosystem terlengkap di Indonesia

. Lima pilar infrastruktur yang akan dikembangkan meliputi AI Data Centre, High Speed Internet, Fiber Optic, Submarine Cable (kabel laut), hingga Green Energy melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)," ungkap manajemen SSPACE dalam paparan resminya
.

Kinerja Keuangan Merekah di Semester I-2026

Langkah ekspansi dan pivot bisnis ini ditopang oleh fundamental keuangan yang cukup solid

. Berdasarkan Laporan Keuangan Interim per 30 Juni 2026 (un-audited), DOOH mencatatkan pertumbuhan signifikan baik dari segi pendapatan maupun laba bersih
:

  • Pendapatan Bersih: Meningkat 14,7% (YoY) menjadi Rp73,48 miliar pada Semester I-2026, dibandingkan Rp63,98 miliar pada periode yang sama tahun lalu

    .

  • Laba Periode Berjalan: Melonjak tajam hingga 854,1% (YoY) mencapai Rp84,26 miliar pada Semester I-2026, dibandingkan Rp8,63 miliar pada Semester I-2025

    .

  • Total Aset: Mengalami kenaikan 17,5% (YTD) menjadi Rp406,50 miliar per 30 Juni 2026 dari posisi FY 2025 sebesar Rp345,96 miliar

    .

  • Total Ekuitas: Tumbuh 24,6% (YTD) menjadi Rp309,53 miliar dari posisi akhir 2025 sebesar Rp241,49 miliar

    .

Menangkap Potensi Pasar AI dan Energi Terbarukan

Perubahan arah bisnis Perseroan didasari oleh besarnya potensi pasar Data Centre AI dan infrastruktur pendukungnya di Indonesia

. Kapasitas IT Data Centre nasional diproyeksikan tumbuh pesat dari 1.440 MW menjadi 3.560 MW pada rentang 2025–2030 (CAGR ~19,9%)
. Sementara itu, nilai pasar AI Data Centre di Indonesia diperkirakan melonjak dari USD 553 juta hingga mencapai USD 3,33 miliar pada 2035
.

Di samping kebutuhan komputasi data, DOOH memandang peluang besar pada sektor energi hijau sebagai penyokong utama data centre

. Seiring diluncurkannya program nasional PLTS 100 GW oleh pemerintah pada Agustus 2026 bernilai potensi investasi sekitar USD 73 miliar (Rp1.140 triliun), pasar membutuhkan pasokan energi bersih yang stabil untuk operasional pusat data AI (AI-ready DC)
.

Guna merealisasikan agenda besar ini, DOOH berencana menjalankan ekspansi secara organik maupun non-organik

. Strategi non-organik akan ditempuh melalui penyertaan modal serta akuisisi perusahaan-perusahaan yang sejalan dengan lima pilar visi baru Perseroan
.

Manajemen menegaskan bahwa seluruh rencana aksi korporasi pendukung ekspansi bisnis ini akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan serta mekanisme keterbukaan informasi yang berlaku di BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

.

Topik terkait
PT Era Media Sejahtera Tbk DOOH Ekspansi AI Energi Hijau