Permintaan Obligasi Danantara Capai US$4,6 Miliar, Rosan Sebut Ini Bukti Nyata Investor Percaya RI

Rosan Roeslani mengungkap pesanan obligasi global Danantara mencapai US$4,6 miliar, jauh melampaui target awal US$1 miliar. Kepercayaan investor disebut masih tinggi.

Permintaan Obligasi Danantara Capai US$4,6 Miliar, Rosan Sebut Ini Bukti Nyata Investor Percaya RI
Chief Executive Officer (CEO) Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani
Bacakan Artikel

Untuk memperkenalkan instrumen tersebut kepada investor global, Danantara menggelar rangkaian roadshow sejak awal Juni 2026 ke sejumlah pusat keuangan dunia, antara lain Hong Kong, Singapura, Boston, London, dan New York.

Dalam agenda tersebut, manajemen Danantara melakukan pertemuan dengan sekitar 122 investor institusi dari berbagai negara guna memaparkan strategi investasi, tata kelola, serta arah pengembangan bisnis perusahaan.

“Kami menemui 122 investor dari berbagai macam negara. Setelah perjalanan kami itu, setelah kami temui, kita mengadakan bookbuilding. Responsnya sangat baik,” kata Rosan.

Permintaan yang jauh melebihi target turut berdampak pada biaya pendanaan yang diperoleh Danantara. Imbal hasil obligasi yang semula diperkirakan berada di atas 7% berhasil ditekan menjadi 5,35% untuk tenor lima tahun dan 5,95% untuk tenor 10 tahun.

“Karena appetite atau bookbuilding atau penawar yang masuk begitu tinggi, akhirnya kami bisa closing di yang 5 tahun di 5,35 persen. Yang 10 tahun di 5,95 persen,” ujarnya.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: