Kinerja Solid, Indonesian Paradise Property (INPP) Tebar Dividen Rp4,5 per Saham

Kinerja Solid, Indonesian Paradise Property (INPP) Tebar Dividen Rp4,5 per Saham
Bacakan Artikel

Kalcernomics.com - PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) atau PARADISE INDONESIA resmi memutuskan pembagian dividen interim untuk tahun buku 2026 senilai total Rp50,32 miliar. Aksi korporasi ini ditopang oleh kinerja keuangan Perseroan yang solid serta kontribusi pendapatan berulang (recurring income) yang mencapai 71 persen pada semester I-2026.

Para pemegang saham yang berhak menerima pembayaran dividen sebesar Rp4,5 per lembar saham ini adalah mereka yang namanya tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per 24 Agustus 2026. Adapun pembayaran dividen interim tersebut dijadwalkan akan direalisasikan pada 10 September 2026 mendatang.

Berdasarkan jadwal pasar modal, periode cum dividend di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi dimulai pada Kamis (20/8/2026), lalu diikuti ex dividend pada 21 Agustus 2026. Sementara itu, cum dividend di Pasar Tunai ditetapkan pada 24 Agustus 2026 dengan ex dividend pada 26 Agustus 2026. Pembagian dividen ini sebelumnya telah memperoleh persetujuan Direksi dan Dewan Komisaris pada 7 Agustus 2026 dan akan diperhitungkan dalam RUPST tahun buku 2026.

Kinerja Fundamental dan Diversifikasi Portofolio

Keputusan pembagian dividen interim ini sejalan dengan capaian fundamental INPP yang mencatatkan laba bersih sebesar Rp141,98 miliar hingga pertengahan tahun 2026. Capaian ini didorong oleh pertumbuhan di seluruh lini bisnis, pengelolaan aset yang efisien, serta diversifikasi portofolio properti.

Tercatat, EBITDA Perseroan mengalami kenaikan 11 persen secara tahunan (year-on-year) menjadi Rp265,12 miliar. Porsi recurring income sebesar 71 persen ini sekaligus menjadi salah satu yang tertinggi di industri properti nasional.

Wakil Presiden Direktur & CFO Paradise Indonesia, Surina, menegaskan bahwa pembagian dividen ini merupakan bukti apresiasi atas kepercayaan investor sekaligus wujud efektivitas strategi bisnis perusahaan.

"Keputusan dividen interim ini merupakan bentuk apresiasi kami atas kepercayaan pemegang saham, sekaligus bukti nyata kinerja solid Perseroan. Strategi diversifikasi serta efisiensi operasional yang kami jalankan terbukti tepat sasaran, mampu mencatatkan pertumbuhan EBITDA sebesar 11% secara tahunan," ujar Surina dalam keterangan resminya.

Penguatan Segmen Bisnis dan Rating Pefindo

Untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan jangka panjang, INPP menargetkan agar porsi recurring income tetap terjaga pada level kisaran 70 persen. Langkah tersebut ditempuh melalui ekspansi dan penguatan fondasi pada segmen hospitality serta pusat perbelanjaan.

Tahun ini, INPP siap mengoperasikan 23 Semarang Shopping Center sebagai pusat perbelanjaan gaya hidup baru di Kota Semarang. Selain itu, pengembang properti ini juga mengagendakan proyek kawasan komersial berkonsep low-density, yakni 88 Plaza di Balikpapan.

Atas performa finansial dan profil risiko yang terjaga, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mempertahankan peringkat peringkat korporasi INPP pada level idA- dengan prospek stabil. Pefindo menilai posisi pasar INPP yang kuat, kualitas aset yang tangguh, serta keunggulan jaringan hotel yang terintegrasi menjadi fondasi utama daya saing Perseroan di pasar properti tanah air.