CLEO Kian Agresif, Penjualan Tembus Rp1,7 Triliun dan Bidik Pertumbuhan Dobel Digit
Kalcernomics.com - PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), produsen air minum dalam kemasan (AMDK), mencatat pertumbuhan kinerja pada semester I 2026. Perseroan membukukan laba sebesar Rp262,5 miliar, meningkat 27% secara tahunan atau year-on-year (YoY).
Pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan peningkatan penjualan yang mencapai Rp1,7 triliun atau tumbuh 23,8% YoY. Penjualan perseroan masih didominasi oleh segmen produk botol.
CEO CLEO Melisa Patricia mengatakan perseroan akan menjaga momentum pertumbuhan tersebut pada paruh kedua 2026. CLEO akan meningkatkan sejumlah upaya untuk memperkuat pangsa pasar.
“Untuk memastikan supaya kinerja solid tersebut berlanjut di paruh kedua, CLEO akan semakin agresif untuk bertumbuh melalui berbagai upaya penguatan pangsa pasar,” kata Melisa.
Salah satu strategi yang disiapkan adalah memperluas jaringan distribusi secara berkelanjutan. Saat ini, CLEO memiliki sekitar 11.000 mitra distribusi dan 500 distribusi internal.
Dari sisi produksi, CLEO saat ini memiliki 33 pabrik air minum yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Salah satunya merupakan pabrik baru di Kota Palu yang mulai beroperasi pada kuartal III 2026.
“Angka ini akan segera bertambah, karena pabrik baru di kota Pontianak dan Pekanbaru kami jadwalkan akan bisa mulai beroperasi pada kuartal IV tahun ini,” ujar Melisa.
Selain memperluas distribusi dan kapasitas produksi, perseroan juga melakukan pengembangan produk. Pada 5 September 2026, CLEO meluncurkan Cleo Galon Praktis 15 Liter yang diklaim memiliki format lebih ringan, mudah diangkat, serta menggunakan kemasan 100% bebas BPA (Bisphenol-A).
Peluncuran produk tersebut dilakukan bersamaan dengan Festival Kuliner CLEO di Surabaya pada 5-6 September 2026. Dalam momentum tersebut, CLEO juga meraih tiga penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI), yakni Perusahaan Air Minum Murni dalam Kemasan dengan Pabrik Terbesar, Produsen Botol AMDK Teringan, dan AMDK Pertama dengan Galon Bebas BPA.
Melisa menilai penguatan kualitas dan daya saing produk menjadi bagian penting dalam menjaga pertumbuhan perseroan. CLEO juga terus melakukan promosi melalui platform digital dan menggelar berbagai kegiatan untuk meningkatkan brand awareness.
Perseroan memproyeksikan berbagai strategi tersebut dapat mendukung kinerja hingga akhir 2026. CLEO menargetkan dapat menutup tahun ini dengan pertumbuhan kinerja dua digit.