Kalcernomics Versi penuh
Ekonomi & Bisnis

BTN Apresiasi Kinerja Positif Tahun Pertama Bank BSN

Oleh Ahmad Syarifudin 21 Aug 2026 07:57 2 menit baca

Kalcernomics.com - PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) yang merupakan anak usaha dari Bank BTN hingga Juli 2026 berhasil membukukan laba kotor Rp643,6 miliar, tumbuh 40 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). 

Kinerja tersebut ditopang pertumbuhan aset 22,2 persen menjadi Rp81,1 triliun, pembiayaan tumbuh 25,7 persen menjadi Rp62 triliun, serta Dana Pihak Ketiga (DPK) naik 14,8 persen menjadi Rp64,1 triliun.

Sedangkan untuk outstanding KPR Subsidi mencapai Rp37,95 triliun atau tumbuh 24,18 persen YoY, sementara KPR Non-Subsidi mencapai Rp18,64 triliun atau tumbuh 18,56 persen.

Di sektor perumahan hingga Juli 2026, Bank BSN tercatat telah berhasil menyalurkan KPR Subsidi sebanyak 33.222 unit dari yang ditargetkan hingga akhir tahun sebanyak 69.636 unit.

Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofjan Noor mengatakan pencapaian tersebut menunjukkan proses transformasi kelembagaan, mulai dari akuisisi Bank Victoria Syariah hingga spin-off UUS BTN pada Desember 2025 yang berjalan efektif. 

"Transformasi BSN bukan sekadar perubahan papan nama atau kelembagaan semata. Yang jauh lebih krusial adalah bagaimana perubahan ini memberi nilai tambah nyata, memperkuat kinerja, dan menghadirkan kemaslahatan bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Alex.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bank BTN, Nixon LP Napitupulu mengapresiasi kinerja Bank BSN pada tahun pertamanya setelah transformasi kelembagaan. 

"BTN sangat mengapresiasi kinerja rekan-rekan di Bank BSN yang hanya dalam kurun waktu singkat sudah bisa mewujudkan mimpi besar menjadi Bank Syariah terbesar ke-2 di Indonesia," kata Nixon. 

Ia menambahkan agar BSN terus mempertahankan keunggulan pembiayaan perumahan, memperkuat kemitraan baru, serta menjaga kerja samanya dengan NU dan Muhammadiyah.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir juga turut mengapresiasi kinerja BSN sekaligus mendorong perseroan memperkuat peran dalam pemberdayaan ekonomi umat, terutama sektor UMKM. 

Menurut dia, kolaborasi BSN dengan Muhammadiyah seperti Amal Usaha Muhammadiyah, dan 'Aisyiyah perlu diarahkan pada program yang konkret, tepat sasaran, mudah dijangkau, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kinerja tersebut menjadi modal bagi Bank BSN untuk melanjutkan ekspansi bisnis sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama perbankan syariah nasional, dengan tetap mempertahankan fokus pada sektor perumahan dan memperluas kontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.

BSN melalui Bale Syariah by BSN hingga kini tercatat telah memiliki lebih dari 225 ribu pengguna aktif dengan lebih dari 2 juta transaksi senilai Rp4,88 triliun.

Topik terkait
Bank BSN Bank BTN Bale Syariah Muhammadiyah NU