Aksi Afiliasi WINS Senilai US$12 Juta Siap Pacu Operasional Kapal Lepas Pantai

Aksi Afiliasi WINS Senilai US$12 Juta Siap Pacu Operasional Kapal Lepas Pantai
Bacakan Artikel

Kalcernomics.com - Emiten penyedia jasa kapal penunjang kegiatan angkutan lepas pantai industri minyak dan gas bumi, PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS), melapor transaksi afiliasi berupa pemberian jaminan perusahaan (corporate guarantee) dengan nilai maksimal sebesar USD 12 juta atau setara dengan belasan juta dolar AS kepada pihak perbankan.

Berdasarkan surat keterbukaan informasi 26 Agustus 2026 dijelaskan bahwa, perseroan bertindak sebagai pihak jaminan (corporate guarantor) atas fasilitas kredit yang diterima oleh entitas anak usahanya, yakni PT Wintermar.

Transaksi yang telah ditandatangani pada 21 Agustus 2026 tersebut melibatkan PT Bank Shinhan Indonesia sebagai pihak penerima jaminan perusahaan (beneficiary). Bank Shinhan menyalurkan fasilitas pinjaman kredit dengan plafon maksimal hingga USD 12 juta kepada PT Wintermar.

Manajemen perseroan menjelaskan bahwa penjaminan korporasi ini diterbitkan guna mendukung pembiayaan kembali (refinancing) atas kapal-kapal operasional yang dimiliki oleh PT Wintermar, sekaligus untuk memenuhi kebutuhan modal kerja entitas anak tersebut.

Struktur hubungan antara kedua entitas tergolong sebagai transaksi afiliasi dikarenakan PT Wintermar merupakan entitas anak yang dikendalikan penuh oleh WINS dengan kepemilikan saham melebihi 99 persen. Selain itu, kedua perusahaan juga memiliki kesamaan pengurus, yakni berbagi 2 orang direktur dan 1 orang komisaris yang sama.

Pihak manajemen memastikan bahwa transaksi pemberian jaminan kepada lembaga perbankan ini telah memenuhi ketentuan Pasal 6 Ayat (1) huruf e POJK No. 42/POJK.04/2020. Oleh karena itu, transaksi ini dikecualikan dari kewajiban penggunaan penilai independen (Kantor Jasa Penilai Publik/KJPP) maupun prosedur transaksi afiliasi tertentu.

Corporate Secretary PT Wintermar Offshore Marine Tbk, Nely Layanto, menegaskan bahwa seluruh informasi material terkait transaksi ini telah diungkapkan secara transparan. Manajemen juga memastikan transaksi tersebut tidak mengandung benturan kepentingan serta tidak berpotensi menyesatkan pemegang saham maupun publik.