Kalcernomics Versi penuh
market mood

Wall Street Menguat, IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan Hari Ini

Oleh Himawan 24 Aug 2026 09:11 2 menit baca

Kalcernomics.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin (24/8/2026), setelah bursa saham Amerika Serikat (AS) menguat pada akhir pekan lalu. Proyeksi tersebut disampaikan BNI Sekuritas melalui Retail Report 24 Agustus 2026 yang ditulis Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman.

Pada perdagangan Jumat (21/8), Dow Jones Industrial Average naik 0,98%, S&P 500 menguat 0,43%, dan Nasdaq Composite naik 0,44%. Namun, ketiga indeks tersebut tetap mencatat penurunan secara mingguan. Pergerakan Wall Street sepanjang pekan lalu dipengaruhi perhatian investor terhadap fluktuasi imbal hasil obligasi pemerintah AS atau US Treasury serta ketidakpastian perkembangan situasi di Timur Tengah.

Di pasar Asia, pergerakan indeks pada Jumat lalu berlangsung beragam dengan mayoritas menguat. Hang Seng Hong Kong naik 1,21%, Taiex Taiwan 0,65%, dan Kospi Korea Selatan 0,88%. Sementara itu, Nikkei 225 Jepang turun 0,30%, ASX 200 Australia melemah 0,27%, Straits Times Singapura naik 0,30%, sedangkan FTSE Malaysia turun tipis 0,01%.

BNI Sekuritas mencatat IHSG pada perdagangan sebelumnya ditutup naik 0,37% dan disertai pembelian bersih investor asing sekitar Rp993 miliar. Saham yang paling banyak dibeli investor asing antara lain PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).

Berdasarkan analisis teknikal BNI Sekuritas, IHSG dinilai berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini. Level support IHSG berada di kisaran 6.480–6.500, sedangkan level resistance berada pada 6.600–6.700. Proyeksi tersebut menjadi bagian dari analisis pasar BNI Sekuritas dan bukan kepastian arah pergerakan indeks.

Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas memasukkan enam saham dalam ide perdagangan, yakni PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI), PT Intermedia Capital Tbk (MDIA), PT DMS Propertindo Tbk (KOTA), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). BREN direkomendasikan speculative buy pada area Rp3.440–Rp3.460 dengan target Rp3.480–Rp3.530 dan batas cut loss di bawah Rp3.430. PTRO pada Rp5.250–Rp5.300 dengan target Rp5.375–Rp5.500 dan cut loss di bawah Rp5.200.

Sementara itu, PADI direkomendasikan buy if break Rp73 dengan target Rp76–Rp80 dan cut loss di bawah Rp70. MDIA berada pada area speculative buy Rp270–Rp280 dengan target Rp300–Rp320 dan cut loss di bawah Rp260. KOTA direkomendasikan speculative buy pada Rp162–Rp167 dengan target Rp172–Rp185 dan cut loss di bawah Rp160. Adapun BRMS direkomendasikan speculative buy pada Rp685–Rp695 dengan target Rp705–Rp715 dan cut loss di bawah Rp680. Rekomendasi tersebut merupakan pandangan riset BNI Sekuritas dan bukan jaminan keuntungan.

Topik terkait
Indeks Harga Saham Gabungan IHSG Bursa BNI Sekuritas Prediksi Saham