News and Education Versi penuh
investor's notes

Strategi PPRI di 2026: Genjot Armada Distribusi dan Incar Kenaikan Laba 5%

Oleh Mase 18 Jun 2026 15:28 2 menit baca

Kalcernomics.com - Guna memperkuat struktur permodalan dan membiayai ekspansi usaha, PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI) memutuskan untuk tidak membagikan dividen dari perolehan laba bersih tahun buku 2025. Langkah ini diambil demi memuluskan target pertumbuhan kinerja sebesar 5% pada tahun 2026.

Keputusan penahanan laba tersebut telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada Kamis (18/6/2026).

Direktur Utama PPRI, Irsyad Hanif, mengonfirmasi bahwa seluruh sisa laba bersih setelah dikurangi dana cadangan akan dialokasikan sebagai laba ditahan. Fondasi modal yang kuat dinilai krusial untuk mendukung rencana operasional Perseroan ke depan.

"Kami menargetkan pertumbuhan penjualan dan laba bersih kurang lebih sekitar 5% pada tahun 2026. Melalui penambahan armada dan tim sales, kami optimis target pertumbuhan kinerja tersebut dapat tercapai," kata Irsyad dalam Public Expose usai RUPST.

Penambahan Armada dan Penetrasi Pasar

Manajemen PPRI menilai penambahan armada distribusi dan penguatan tim penjualan menjadi motor utama untuk memperluas jangkauan pasar. Langkah taktis ini diharapkan mampu meningkatkan penetrasi produk ke segmen pelanggan baru secara lebih masif.

Selain aspek distribusi, emiten berkode saham PPRI ini juga bersiap meningkatkan daya saing di industri kemasan nasional melalui inovasi produk. Salah satu fokus utamanya adalah pengembangan kemasan ramah lingkungan, optimalisasi harga yang kompetitif, serta komitmen menjaga ketepatan waktu pengiriman barang.

Berdasarkan laporan keuangan teranyar yang disahkan dalam rapat, PPRI mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang positif di sepanjang tahun 2025. Penjualan bersih tumbuh 4,9% secara tahunan menjadi Rp154,8 miliar. Pertumbuhan top-line ini juga mengerek laba kotor perusahaan naik tipis 0,18% menjadi Rp23,7 miliar, dari Rp23,6 mliar pada tahun sebelumnya.

Meski demikian, dari sisi bottom-line, Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp2,9 miliar pada 2025. Raihan tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan dengan pencapaian laba bersih tahun buku 2024 yang bertengger di angka Rp4,5 miliar.

Topik terkait
PT Paperocks Indonesia Tbk Saham PPRI Ekspansi PPRI Strategi Bisnis PPRI Target Kinerja 2026 PPRI