Sentimen Damai AS-Iran Dorong Bursa Global Menghijau, IHSG Bidik 7.100

Pasar saham global ditutup menguat pada perdagangan Rabu (6/5), didorong optimisme investor terhadap potensi tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Dalam laporan riset harian...

Sentimen Damai AS-Iran Dorong Bursa Global Menghijau, IHSG Bidik 7.100
Bacakan Artikel

kalcernomics.com Pasar saham global ditutup menguat pada perdagangan Rabu (6/5), didorong optimisme investor terhadap potensi tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Dalam laporan riset harian BNI Sekuritas Retail Report tertanggal 7 Mei 2026, indeks saham utama Wall Street mencatat penguatan signifikan dengan S&P 500 naik 1,46%, Nasdaq Composite melonjak 2,02%, dan Dow Jones Industrial Average menguat 1,24%.

Sentimen positif muncul setelah laporan Axios menyebutkan bahwa AS dan Iran semakin dekat mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik, termasuk rencana moratorium pengayaan nuklir. Meski demikian, Presiden AS Donald Trump menyatakan kesepakatan tersebut belum sepenuhnya pasti dan memperingatkan potensi eskalasi konflik apabila negosiasi gagal tercapai.

Penguatan bursa AS juga ditopang reli saham sektor teknologi, khususnya produsen chip. Saham Advanced Micro Devices (AMD) melesat 18,6% setelah perusahaan merilis proyeksi kinerja kuartal II yang melampaui ekspektasi pasar. Selain itu, ETF VanEck Semiconductor (SMH) naik 5%, sementara saham Intel menguat 4,5%.

Kinerja positif turut terjadi di pasar Asia. Bursa Hong Kong melalui indeks Hang Seng naik 1,22%, Taiex Taiwan menguat 0,91%, dan ASX 200 Australia melesat 1,30%. Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan melonjak 6,45% dan mencetak rekor tertinggi baru, didorong kenaikan saham Samsung Electronics dan SK Hynix yang masing-masing naik lebih dari 14% dan 10%.

BNI Sekuritas menilai optimisme pasar global turut dipengaruhi perkembangan diplomasi di Timur Tengah. Donald Trump menyebut upaya AS untuk memandu kapal keluar dari Selat Hormuz dihentikan sementara guna memberi ruang penyelesaian perjanjian damai. Langkah tersebut dinilai menjadi sinyal positif bagi stabilitas geopolitik dan pasar energi global.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2