RMAB, MNCN Dan STA Kolaborasi, Bangun Kelompok Media Terintegrasi

RMAB, MNCN Dan STA Kolaborasi,
Bangun Kelompok Media Terintegrasi
Bacakan Artikel

Kalcernomics.com - PT Republik Media Anak Bangsa (RMAB) dari Republikorp Group, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), dan PT Sinergi Terang Abadi (STA) pada hari ini menandatangani perjanjian kerja sama strategis untuk membangun ekosistem media terintegrasi di Indonesia. 

Kerja sama ini menyatukan jaringan televisi berita nasional, radio, portal berita digital, dan layanan streaming ke dalam satu kelompok usaha media terintegrasi yang didukung oleh tata kelola profesional dan strategi pertumbuhan jangka panjang. 

Angela Tanoesoedibjo, CEO IMG dan Co-CEO MNC Group, mengatakan kerja sama strategis ini merupakan langkah penting dalam memperkuat dan mempercepat transformasi ekosistem media berita dan olahraga kami. 

"Melalui kolaborasi yang memadukan 
kekuatan jaringan nasional, kapabilitas produksi konten, teknologi digital, dan distribusi lintas platform, kami ingin menghadirkan informasi yang semakin relevan, kredibel, dan mudah diakses 
oleh seluruh masyarakat Indonesia," ujar Angela.

Kemitraan antara RMAB, MNCN, dan STA diarahkan untuk membangun kelompok media berita dan olahraga yang terintegrasi di seluruh platform konvensional maupun digital. 

Kemitraan ini akan berfokus pada penguatan berita nasional dan daerah, pengembangan konten olahraga, serta percepatan transformasi digital dan distribusi lintas platform untuk memperluas jangkauan audiens dan meningkatkan kualitas konten. 

"Kami optimistis kemitraan ini akan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan serta memberikan nilai tambah bagi pemirsa, pengguna, mitra usaha, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan.” sambung Angela.

Sementara itu, Norman Joesoef, Founder and Chairman Republikorp Group mengatakan, kerja sama ini mencerminkan keyakinan kami terhadap prospek jangka panjang industri media di Indonesia. 

"Bersama MNC, kami akan membangun platform media terintegrasi berskala nasional yang didukung oleh tata kelola profesional, inovasi teknologi, dan konten berkualitas," tutur Norman.

Norman menyatakan bahwa komitmennya jelas yakni menjaga siaran tetap berjalan, menjaga independensi redaksi, dan berfokus pada pengembangan sumber daya manusia serta teknologi yang dibutuhkan untuk bersaing pada era 
distribusi digital. 

"Kami berharap kolaborasi ini dapat memperkuat ekosistem informasi nasional serta memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kemajuan masyarakat Indonesia.” sambungnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa kerja sama ini akan dikelola berdasarkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dengan tetap menjaga independensi redaksi. 

Keputusan pemberitaan menurutnya akan tetap berada pada jajaran redaksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran, serta kode etik jurnalistik yang berlaku. 

Selain itu seluruh layanan televisi, radio, dan digital akan tetap beroperasi selama proses transisi untuk memastikan kesinambungan layanan kepada pemirsa, pendengar, dan pengguna.