PICO Gaet POSCO Jadi Pemasok Utama CRC

PICO Gaet POSCO Jadi Pemasok Utama CRC
Bacakan Artikel

Kalcernomics.com - Emiten dibidang industri kemasan,  PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) mengambil langkah strategis dengan menggandeng perusahaan baja asal Korea yakni POSCO

Langkah awal dari kerja sama ini ditandai dengan adanya penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kedua belah pihak pada tanggal 20 Agustus 2026.

Dalam kerja sama ini, POSCO akan menjadi vendor utama yang menjamin stabilitas 
pasokan CRC (Cold Rolled Coil) standar global untuk lini produksi drum baja PICO.

Direktur PICO, Rubianto mengatakan langkah strategis yang diambil Ini adalah untuk memitigasi risiko fluktuasi harga komoditas dan memangkas biaya logistik rantai pasokan.

Selain itu lanjutnya, efisiensi yang dihasilkan tentunya juga akan mernperkuat daya saing produk Perseroan.

"Sinergi dengan POSCO merupakan pilar penting dalam rencana ekspansi bisnis Perseroan ke depan. Bahan baku CRC yang berkualitas dan konsisten dari POSCO memastikan kami dapat meningkatkan kapasitas produksi tanpa kompromi pada mutu produk," ujar Rubianto dalam keterangan tertulisnya (21/8).

Dalam kesempatan yang sama, Senior Vice President POSCO Group Hong Sam Soo, turut menegaskan komitmennya dalam 
kolaborasi ini. Sebagai mitra global, POSCO siap mendukung penuh peta jalan ekspansi Perseroan di Indonesia melalui jaringan distribusi yang dimiliki. 

"Kami berkomitmen menyediakan pasokan CRC (Cold Rolled Coil) yang stabil, andal, dan memenuhi standar keberlanjutan industri yang tinggi." ujar Hong Sam Soo. 

Kolaborasi antara Perseroan dan  POSCO ini diharapkan mampu menciptakan standar baru dalam industri manufaktur kemasan industri (steel drun) nasional.

Penandatanganan MoU ini diharapkan dapat membuka peluang pengembangan kerja sama antara Perseroan dengan POSCO serta memberikan potensi manfaat bagi pengembangan kegiatan usaha Perseroan. 

Namun, MoU ini masih merupakan kesepahaman awal, sehingga belum terdapat dampak material yang dapat diukur secara pasti terhadap pendapatan, laba, aset, kewajiban, maupun kondisi keuangan Perseroan.