Gubernur BI: Iklim Ekonomi Kondusif Akan Tercapai Kalau....

Gubernur BI:  Iklim Ekonomi Kondusif Akan Tercapai Kalau....
Bacakan Artikel

Kalcernomics.com - Menyikapi fenomena suku bunga global yang tinggi (higher for longer) yang disebut-sebut menjadi sentimen di sektor keuangan, Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti menyampaikan, BI terus berupaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. 

Di sisi lain, sesuai dengan mandat dari Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), BI juga harus dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan iklim ekonomi yang kondusif untuk pertumbuhan sektor riil, dan penciptaan lapangan pekerjaan.

"Stabilisasi itu tetap menjadi prioritas kami, karena iklim ekonomi yang kondusif akan tercapai kalau stabilitas ekonomi terjaga. Sehingga kebijakan moneter akan kami fokuskan untuk stabilitas," jelas Destry di Jakarta, Jumat (2/10/2026). 

Menurut dia, Indonesia menghadapi situasi ketidakpastian tinggi dan juga situasi di level global terkait fenomena higher for longer.

Selain menjalankan kebijakan utama, antara lain kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran, BI juga menjalankan kebijakan pendukung seperti pendalaman pasar keuangan, kebijakan yang inklusif, ramah lingkungan atau green, dan kebijakan daerah/regional yang menjadi satu kebijakan utuh dalam bauran kebijakan BI di tahun ini.

BI juga memberikan suatu inovasi kebijakan dalam bentuk insentif bagi investor yang masuk. "Yang jadi concern-nya kita, yakni kita butuh suplai valas yang banyak. Oleh karena itu, kami menjalankan kebijakan moneter walaupun kami tidak menaikkan suku bunga BI Rate, tapi kami memberikan suatu inovasi kebijakan dalam bentuk insentif untuk biaya hedging kalau (investor) asing masuk ke sini, capital inflow masuk, kita berikan insentif dalam bentuk pengurangan biaya hedging-nya," ungkap Destry.