Google dan Apple Berebut Cari Talenta di Sektor Web3, Siap Masuk Kripto?
Kalcernomics.com - Dua raksasa teknologi dunia, Google dan Apple dikabarkan tengah berburu talenta terbaik di sektor Web3. Keduanya memposting sejumlah lowongan pekerjaan yang salah satu kualifikasinya memiliki pengalaman di bidang Web3.
Melansir The Street, Google melalui Google Cloud tengah mencari posisi Industry Principal Architect, Web3 di Hong Kong. Peran ini akan memandu keterlibatan Google Cloud di seluruh ekosistem Web3, aset digital dan teknologi terdesentralisasi di wilayah Asia-Pasifik.
Untuk mengisi posisi ini, calon pelamar harus memiliki pengalaman 4 tahun dengan sistem Web3 tingkat produksi, protokol blockchain untuk jaringan Layer 1 atau 2 yang sesuai dengan EVM, Solana, Move, Cosmos atau ekosistem smart contract.
Perusahaan menyebut, kualifikasi yang lebih disukai adalah individu yang memiliki pengalaman dengan infrastruktur aset digital institusional, infrastruktur node blockchain, infrastruktur zero knowledge (ZK), DePIN dan lainnya.
Selain itu, kandidat juga diharapkan memiliki pengetahuan tentang kasus penggunaan Web3 di tingka institusi seperti tokenisasi aset dunia nyata (RWA), infrastruktur stablecoin, deposito yang di tokenisasi dan arsitektur penyimpanan dalam lingkungan keuangan teregulasi.
Sedangkan untuk Apple, perusahaan tengah mencari posisi Pemimpin Strategi Produk Keuangan Apple Pay. Peran ini nantinya akan mencakup transfer uang antar individu (P2P), memiliki pemahaman tentang stablecoin, tokenisasi deposito, blockchain dan keahlian lainnya.
Meskipun belum secara resmi mengumumkan akan segera memasuki ruang kripto. Namun kebutuhan akan talenta yang memiliki pengalaman di bidang Web3 ini menggambarkan bahwa baik Google maupun Apple tengah bersiap untuk mengembangkan lebih jauh lagi ruang aset digital, utamanya stablecoin dan RWA.