Dukungan Pasar Modal untuk Pengadaan Air Bersih di Kota Balikpapan

Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) melaksanakan kegiatan C...

Dukungan Pasar Modal untuk Pengadaan Air Bersih di Kota Balikpapan
Bacakan Artikel

kalcernomics.com Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) melaksanakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa penyerahan bantuan pengadaan sumur bor dalam kepada Pesantren Syekh M. Arsyad Al Bajari, Balikpapan pada Kamis (12/9). Bantuan ini diberikan dalam rangka memperingati 48 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia (HUT ke-48 pasar modal Indonesia) bekerja sama dengan Forum CSR Kota Balikpapan.

Bantuan sumur bor dalam diberikan oleh pasar modal dengan tujuan untuk meningkatkan ketersediaan pasokan air bersih di wilayah pesantren yang merupakan tempat tinggal bagi hamper seribu santri. Saat ini pasokan air bersih di pesantren belum dapat memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Pesantren masih menggunakan pemasok eksternal untuk memenuhi kebutuhan dasar, seperti konsumsi, sanitasi, ibadah, serta untuk menunjang proses belajar mengajar dan pengembangan usaha dalam rangka mendukung kemandirian ekonomi pesantren.

Bantuan secara simbolis disampaikan oleh Direktur Kliring dan Penjaminan KPEI sekaligus Ketua Panitia HUT ke-48 Pasar Modal Indonesia Antonius Herman Azwar kepada Pimpinan Pesantren Syekh M. Arsyad Al Bajari KH. M. Jailani Mawardi, Lc. Acara penyerahan simbolis bantuan juga disaksikan oleh Direktur Analisis Informasi dan Manajemen Krisis Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Sujanto, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy, Kepala Divisi Hubungan Internasional dan Dalam Negeri KSEI Rasmi Maryda Ramyakim, serta disaksikan oleh Plt. Camat Balikpapan Utara Arifdah Aida Kuntjoro dan Ketua Forum CSR Balikpapan Bambang Saputra.

Dalam sambutannya, Antonius menyampaikan bahwa pasokan air bersih merupakan aspek fundamental dalam memenuhi kebutuhan dasar manusia. Oleh karena itu, Antonius berharap bantuan ini mampu mendukung kualitas hidup yang lebih baik bagi para penghuni pesantren, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar namun juga untuk mendukung proses belajar mengajar dan pelatihan pengembangan usaha para santri.

"Besar harapan kami bantuan pembuatan sumur bor dalam ini akan mampu mendukung kemandirian pesantren secara jangka panjang, yang turut berdampak pada kemajuan masyarakat Kota Balikpapan," ungkap Antonius.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2