Kalcernomics Versi penuh
market mood

Asing Lakukan 'Net Buy' Rp548 Miliar, Simak Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham Pekan Ini

Oleh Himawan 24 Aug 2026 09:36 3 menit baca

Kalcernomics.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan sebesar 1,93 persen ke level 6.525,69 pada periode perdagangan 18–21 Agustus 2026

. Pergerakan indeks yang bertahan di atas garis Moving Average 20 (MA20) ini menandakan bahwa tren jangka pendek pasar saham Indonesia masih berada dalam jalur positif
.

Penguatan IHSG tersebut diiringi peningkatan aktivitas pasar secara signifikan

. Rata-rata volume transaksi harian melonjak 47,90 persen menjadi 50,30 miliar saham
. Sementara itu, nilai transaksi harian naik 2,36 persen menjadi Rp15,57 triliun dengan frekuensi transaksi mencapai 2,21 juta kali
. Dari sisi aliran dana, investor asing mencatatkan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp548,6 miliar, berbalik dari pekan sebelumnya yang mencatatkan jual bersih (net sell) hingga Rp1,58 triliun
.

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Brigita Kinari, menjelaskan bahwa kombinasi antara penguatan teknikal, peningkatan likuiditas, dan kembalinya arus modal asing menjadi pendorong utama momentum IHSG

.

"Kombinasi penguatan teknikal, peningkatan likuiditas, dan berbaliknya arus dana asing menjadi katalis yang memperkuat momentum IHSG memasuki pekan berikutnya," kata Brigita dalam keterangan resminya

.

Dari sisi global, pergerakan Wall Street pekan lalu dipengaruhi oleh dinamika yield US Treasury dan kenaikan harga minyak akibat eskalasi geopolitik AS–Iran

. Meskipun sempat tertekan oleh kenaikan yield dan penurunan saham ritel seperti Walmart, bursa saham AS berhasil ditutup menguat pada akhir pekan
.

Sementara dari dalam negeri, pasar mendapat topangan kuat dari kebijakan moneter Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga BI Rate di level 5,75 persen, serta lonjakan pertumbuhan kredit perbankan yang mencapai 13,0 persen secara tahunan (YoY) pada Juli 2026

. Selain itu, defisit Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) juga menyempit signifikan dari USD9,1 miliar pada kuartal I/2026 menjadi USD0,9 miliar pada kuartal II/2026
.

Proyeksi Tekno-Fundamental dan Rekomendasi Saham

Secara teknikal, Brigita menilai momentum bullish IHSG masih terjaga

. Namun, mengingat reli yang sudah cukup tinggi, ruang kenaikan jangka pendek dinilai mulai terbatas sehingga aksi profit taking perlu diwaspadai
. IPOT memproyeksikan IHSG berpeluang bergerak konsolidasi dengan area support di 6.429–6.475 dan target penguatan lanjutan di rentang 6.628–6.666
.

Mempertimbangkan pekan perdagangan yang lebih singkat (4 hari perdagangan) pada 24–28 Agustus 2026 seiring adanya libur nasional Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Selasa (25/8/2026), IPOT merekomendasikan empat instrumen investasi bagi para pelaku pasar

:

  1. PT XL Axiata Tbk (EXCL)Buy

    • Entry: 2.840 | Target Price (TP): 3.150 | Stop Loss (SL): 2.690

    • Analisis: Mengindikasikan potensi penguatan usai terbentuknya pola candlestick Doji, didukung indikator ADX di atas 20 yang mengonfirmasi tren bullish yang kuat

      .

  2. PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG)Buy

    • Entry: 1.440 | Target Price (TP): 1.610 | Stop Loss (SL): 1.380

    • Analisis: Struktur pergerakan di atas EMA5 hingga EMA50 menunjukkan tren penguatan solid yang diperkuat akumulasi dari smart money

      .

  3. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)Buy on Pullback

    • Entry: 3.640–3.700 | Target Price (TP): 4.000 | Stop Loss (SL): 3.500

    • Analisis: Mengonfirmasi pola bullish continuation setelah breakout dari pola ascending triangle, didukung lonjakan volume dan sinyal golden cross pada MACD

      .

  4. Reksa Dana Syariah Premier ETF Gold Sharia Indonesia (XGLD)Buy

    • Analisis: Instrumen berbasis syariah ini direkomendasikan sebagai sarana diversifikasi portofolio sekaligus aset hedging (lindung nilai) emas fisik melalui perdagangan di bursa yang efisien

      .

Topik terkait
Indeks Harga Saham Gabungan IHSG Indopremier Sekuritas PT Indo Premier Sekuritas IPOT