Kalcernomics Versi penuh
global vibes

Ini 5 Aset Kripto dengan Kinerja Terburuk di CFX10

Oleh Adi Wiratno 18 Aug 2026 14:29 1 menit baca

Kalcernomics.com - CFX10, indeks yang mengukur perdagangan 10 aset kripto teratas di dalam ekosistem CFX mencatat kinerja yang positif. Menutup Juli 2026 kemarin, indeks mengalami kenaikan 7,36% ke level 752,49. 

 

Namun demikian, volume perdagangan di pasar spot CFX turun 29% secara bulanan menjadi Rp15,2 triliun. Adanya migrasi dari 2 anggota CFX pada Juli menjadi salah satu alasannya. Karena artinya, sampai dengan periode tersebut setidaknya 6 anggota CFX telah berpindah ekosistem dan jumlah itu mewakili sekitar 28,7% dari total market share.

 

Untuk volume perdagangan di pasar derivatif juga mencatatkan penurunan 18% menjadi Rp3,74 triliun.

 

“Tren positif indeks CFX10 pada Juli 2026 didorong oleh pergeseran sentimen pelaku pasar menjadi risk-on seiring kembalinya inflow ke spot Bitcoin ETF global, ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed, melemahnya data tenaga kerja AS serta redanya ketegangan geopolitik AS dan Iran.

 

Terlepas dari harl itu, stablecoin berbasis dolar AS besutan Tether (USDT) masih merajai transaksi kripto di CFX. Diikuti oleh Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Hyperliquid (HYPE) dan Solana (SOL).

 

Sedangkan untuk 5 aset dengan kinerja terburuk yang mencatatkan penurunan hingga 90-an persen adalah Kamino Finance (KMNO), Somnia (SOMI), Chia (XCH), Microsoft Tokenized Stock | Ondo (MSFTON) dan Cross The Ages (CTA).

 

 

Topik terkait
CFX PT Central Finansial X (CFX) aset kripto transaksi kripto kripto CFX10