Usai Kena Trading Halt, IHSG Makin Anjlok

Usai Kena Trading Halt, IHSG Makin Anjlok
Bacakan Artikel

Kalcernomics.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot tajam lebih dari 10% pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (16/10/2026). Dari data Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks tercatat terkoreksi -10,44% ke level 5.521,498 pada pukul 10.50-10.51 WIB.

Pada pembukaan sesi I perdagangan hari ini, IHSG sudah berada di zona merah dengan koreksi mencapai 8,01%, sehingga IHSG berada di level 5.393. Seketika itu, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menerapkan trading halt atau penghentian sementara perdagangan pada pembukaan sesi I perdagangan.

Trading halt diterapkan sejak pukul 08.58 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) hingga pukul 09.28 JATS. "Tindakan ini dilakukan karena terdapat penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8%," tulis BEI dalam siaran persnya, dikutip Jumat (16/10/2026). 

Keputusan untuk menghentikan sementara perdagangan sejalan dengan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan diatur lebih lanjut pada Surat Keputusan Direksi BEI nomor Kep-00002/BEI/04-2025. "BEI melakukan upaya ini dalam rangka menjaga perdagangan saham agar senantiasa teratur, wajar, dan efisien," jelasnya.

Dalam keterangan sebelumnya, trading halt diterapkan selama 30 menit ketika IHSG turun lebih dari 8%. Kemudian trading halt dapat diberlakukan kembali 30 menit apabila koreksi IHSG berlanjut lebih dari 15%.

Selanjutnya trading suspend dapat diterapkan apabila terjadi penurunan lanjutan lebih dari 20%. Suspensi atas perdagangan ini diberlakukan apabila terjadi sampai akhir sesi perdagangan, atau lebih dari 1 sesi perdagangan setelah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).