Kalcernomics Versi penuh
Makro

Tekanan Masih Tinggi. Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS?

Oleh Lia 25 Sep 2026 11:37 2 menit baca

Kalcernomics.com - Tekanan terhadap rupiah pada akhir pekan ini, Jumat (24/9/2026) masih berlanjut. Pada pembukaan perdagangan, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah 17 poin atau 0,09 persen menjadi Rp17.933, mendekati angka Rp18.000 per dolar.

Diketahui, pada penutupan perdagangan Kamis (24/9/2026), rupiah di pasar spot melemah 0,55% ke Rp 17.916 per dolar. Kurs rupiah JISDOR (Jakarta Interbank Spot Dollar Rate) melemah 0,53% secara harian menjadi Rp 17.898 per dolar.

Pelemahan rupiah yang terjadi berturut-turut pada pekan ini tidak lepas dari faktor eksternal dan internal, di tengah kondisi geopolitik global yang memanas. Kekhawatiran terhadap pasokan minyak dunia akibat konflik Timur Tengah mempengaruhi harga minyak Brent berada di atas US$100 per barel.

Selain itu, investor juga memperhitungkan kenaikan imbal hasil (yield) obligasi AS, di mana yield US Treasury 10 tahun mengalami kenaikan hingga 5,11%. Angka tersebut merupakan yang tertinggi sejak 2007. 

Menguatnya indeks dolar AS yang dipengaruhi oleh hal tersebut dan fenomena El Nino yang dinilai akan berdampak pada produksi dan pasokan pangan juga turut mempengaruhi kondisi saat ini.

Hal tersebut memberikan tekanan terhadap sejumlah indikator ekonomi Indonesia yang akan dirilis pada awal Oktober. Neraca perdagangan Indonesia yang sebelumnya surplus diproyeksi dapat kembali defisit. 

Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur September juga ditaksir masih berpotensi terkontraksi. Di tengah kondisi ini, dan dengan upaya intervensi yang dilakukan di pasar NDF dinilai akan mempengaruhi cadangan devisa yang ada.

Adapun kebijakan Bank Indonesia mengenai suku bunga acuan di 5,75% memang dapat memberikan sentimen positif, namun di sisi lain kondisi ketidakpastian global masih lebih tinggi, sehingga mempengaruhi fluktuasi nilai tukar rupiah.

Topik terkait
Nilai tukar rupiah Rupiah hari ini Gubernur Bank Indonesia Bank Indonesia Kurs rupiah Rupiah