Kalcernomics Versi penuh
kalcer life

Malone Lam, Pemuda Putus Sekolah Curi Bitcoin Senilai Rp4,3 Triliun

Oleh Adi Wiratno 11 Sep 2026 10:19 2 menit baca

Kalcernomics.com - Malone Lam, seorang pemuda asal Singapura yang menetap di Amerika Serikat (AS) mengaku bersalah atas tindak pidana berupa pencurian aset digital, Bitcoin (BTC) senilai lebih dari US$245 juta atau lebih dari Rp4,31 triliun.


Dalam dokumen Kejaksaan Amerika Serikat untuk Distrik Columbia disebutkan, Lam memimpin organisasi kejahatan siber internasional dengan skema rekayasa sosial dan membidik pemilik aset kripto sebagai target operasinya.

 

Jaksa Agung AS, Jeanine Ferris Pirro menjelaskan, terdakwa menjadi pemimpin jaringan internasional dan memangsa korban melalui penipuan dan mencuri jutaan dolar AS dalam bentuk mata uang kripto.

 

“Kami akan terus memburu para penjahat yang menggunakan teknologi untuk mencuri dari orang yang tidak bersalah,” tegas Pirro.

 

Dokumen tersebut juga mengungkap bahwa Lam sudah menjalankan aksinya sejak Oktober 2023 hingga Mei 2025. Ia bersama dengan komplotannya mengembangkan koneksi melalui platform game online yang terdiri dari individu di California, Connecticut, New York, Florida dan negara lainnya.

 

Mereka menjalankan program konspirasi RICO untuk membobol rumah dan mencuri informasi target guna menguras wallet.

 

Menariknya, Lam sendiri ternyata tidak mengenyam pendidikan tinggi. Pada usia 14 tahun, ia putus sekolah menengah di Singapura dan kemudian pindah ke Amerika Serikat di Oktober 2023. 

 

Nah dana hasil kejahatannya digunakan untuk menjalani hidup hedon. Termasuk untuk membeli lebh dari 30 mobil mewah, tas mewah, jam tangan senilai US$500.000, pakaian mewah, menyewa jet pribadi hingga membayar pengawal keamanan pribadi.

 

 

 

 

Topik terkait
bitcoin Malone Lam aset kripto btc