Bursa Efek Indonesia Buka Kerja Sama dengan Bursa Hong Kong untuk single stock-futures
Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka jalur kerja sama dengan Bursa Efek Hong Kong untuk memperoleh eksposur terhadap saham asing lewat produk single-stock futures.
Melansir laporan China Daily, skema kerja sama yang akan berjalan adalah melalui kontrak berjangka saham tunggal. Lewat hal itu, saham yang terdaftar di Bursa Efek Hong Kong bisa berfungsi sebagai aset dasar untuk kontrak berjangka, tanpa harus melakukan listing di Indonesia.
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik dalam keterangannya mengatakan, kerja sama ini juga akan menyederhanakan jalur bagi entitas Indonesia yang terdaftar di Indonesia dan ingin melakukan pencatatan saham sekunder di Hong Kong.
Single stock-futures sendiri merupakan sebuah kontrak derivatif yang memungkinkan investor untuk membeli atau menjual saham dengan harga yang telah ditentukan untuk penyelesaian transaksi di masa yang akan datang.
Instrumen investasi ini bisa dimanfaatkan sebagai lindung nilai maupun leverage dan sarana investasi untuk menghadapi gejolak pasar.